DAFTAR NAMA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN NEGARA REPUBLIK INDONESIA (RI) LENGKAP SEJAK 1945 – SEKARANG

NAMA – NAMA PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA (RI) DARI DAHULU 1945 HINGGA SEKARANG LENGKAP


Bismillah...

Dalam konstitusi UUD 45, Indonesia dinyatakan sebagai negara kesatuan dengan bentuk pemerintahan republik. Sedangkan sistem pemerintahan yang di anut negara indonesia adalah sistem pemerintahan presidensil. Dalam konstitusi juga disebutkan bahwa kepala negara sekaligus kepala pemerintahan negara kesatuan republik indonesia adalah presiden. Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, dibantu oleh seorang wakil presiden (wapres). Dalam menjalankan roda pemerintahan, presiden diberi hak prerogatif untuk memilih para menteri, menteri koordinator, Panglima TNI serta beberapa pejabat tinggi negara lainnya.

Mungkin bagi sebagian orang masih melekat di kepala, siapa saja nama – nama presiden dan wakil presiden republik indonesia mulai presiden dan wakil presiden pertama hingga presiden dan wakil presiden sekarang. Namun mungkin ada dari sebagian diantara kita yang sudah mulai lupa siapa saja yang pernah menduduki jabatan presiden dan wakil presiden di negara kita ini. Untuk itu, pada kesempatan kali ini untuk kembali merefresh ingatan kita, kami hadirkan daftar nama presiden dan wakil presiden (wapres) negara kesatuan republik indonesia mulai dari tahun 1945 hingga sekarang.

Daftar Nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) lengkap dari dahulu tahun 1945 hingga sekarang

1. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) pertama adalah Ir Sukarno & M. Hatta


Presiden Ir Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di kota Surabaya jawa timur. Beliau merupakan salah satu proklamator kemerdekaan indonesia. Beliau diberhentikan sebagai presiden republik indonesia pada sidang istimewa MPRS tahun 1967, yang kemudian digantikan oleh Soeharto sebagai presiden indonesia berikutnya. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 21 Juni 1970 di Jakarta, tepat berusia 69 tahun.

Presiden Sukarno didampingi oleh wakil presiden yang bernama Muhammad Hatta. Pria kelahiran Bukittinggi Sumatera Barat ini memiliki nama kecil Muhammad Athar. Dilahirkan pada tanggal 12 Agustus 1902, Muhammad Athar yang kemudian lebih populer dipanggil dengan sebutan Bung Hatta merupakan ekonom yang memiliki andil besar dalam perjuangan kemerdekaan indonesia. Bersama sama dengan Ir. Soekarno, ia memproklamirkan kemerdekaan indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada tahun 1956, Bung Hatta mundur dari jabatannya sebagai wakil presiden karena berselisih pendapat dengan presiden sukarno kala itu. Ia menghembuskan nafas terakhirnya (wafat) pada tanggal 14 Maret 1980 dan dimakamkan di tanah kusir Jakarta.

2. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) kedua adalah Suharto & Sri Sultan Hamengkubuwono IX


Soeharto lahir di dusun kemusuk Desa Argomulyo Bantul Yogyakarta pada tanggal 8 Juni 1921. Soeharto mulai melesat namanya sejak peristiwa pemberontakan G 30 S PKI tahun 1965. Soeharto sendirilah yang memimpin penumpasan pemberontakan pada saat itu. Selang 1 tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 11 Maret 1966, keluarlah surat perintah (mandat) dari presiden sukarno kepada Suharto untuk mengambil segala tindakan demi



terciptanya keamanan dan ketertiban pasa pemberontakan G 30 S PKI yang kemudian terkenal dengan nama supersemar. Satu tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 12 Maret 1967, Suharto ditetapkan menjadi presiden indonesia ke – 2 setelah pertanggungjawaban presiden sukarno (NAWAKSARA) ditolak oleh MPRS. Masa kepemimpinan Presiden Suharto dikenal dengan istilah masa orde baru. Beliau berkuasa hampir selama 32 tahun sebelum akhirnya mengundurkan diri sebagai presiden pada tanggal 21 Mei 1998, setelah didesak oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa paska kerusuhan mei 1998. Di dunia internasional beliau dikenal dengan sebutan “The Smiling General" atau Jenderal yang suka tersenyum, karena wajah beliau yang selalu tersenyum di hadapan publik. Beliau wafat pada tanggal 27 Januari 2008 setelah menderita sakit beberapa waktu lamanya.

Presiden Suharto pertama kali didampingi oleh wakil presiden Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Wakil Presiden ke dua Negara Republik Indonesia ini dilahirkan di daerah istimewa Yogyakarta pada tanggal 12 April 1912. Sempat beberapa kali menjabat menteri pada masa pemerintahan sukarno diataranya sebagai Menteri negara, Menteri Pertahanan/Koordinator Keamanan Dalam Negeri, bahkan sempat menjadi wakil perdana menteri pada masa Kabinet Natsir. Menjadi Wakil presiden RI yang pertama pada masa kepemimpinan Presiden Suharto dari 25 Maret 1973 hingga 23 Maret 1978. Dan wafat pada tanggal 2 Oktober 1988 di usianya yang ke – 76 tahun.

3. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) ketiga adalah Suharto & Adam Malik


Presiden Suharto idem

Wakil presiden berikutnya yang mendampingi presiden Suharto adalah Bapak H. Adam Malik. Pria Kelahiran Pematangsiantar Sumatera Utara pada tanggal 22 Juli 1917 ini, sebelum memangku jabatan wakil presiden, sempat beberapa periode menduduki jabatan menteri luar negeri, yaitu pada masa kabinet ampera I, Ampera II dan pada masa kabinet pembangunan II. Selanjutnya pada tahun 1978, beliau diangkat menjadi wakil presiden RI melalui sidang MPR 1978 dan berakhir pada 11 Maret 1983. Beliau meninggal di usianya yang ke – 67 pada 5 September 1984 di kota Bandung Jawa Barat.

4. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) keempat adalah Suharto & Umar Wirahadikusumah


Selanjutnya, wakil presiden yang mendampingi Presiden Suharto adalah Jenderal (purnawirawan) Umar Wirahadikusumah. Pria kelahiran Sumedang Jawa Barat pada tanggal 10 Oktober 1924 ini sebelumnya lebih banyak berkarir dibidang militer. Karier gemilangnya pertama kali ketika beliau menjabat sebagai Panglima Kodam Jaya pada tahun 1960 hingga 1965. Kemudian beliau diangkat menjadi Panglima Kostrad pada tahun 1965 hingga 1967. Selanjutnya pada tahun 1969 hingga 1973, beliau dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat menggantikan Maraden Paanggabean. Dan puncak karirnya adalah diangkat sebagai wakil presiden RI pada tahun 1983 hingga tahun 1988. Beliau meninggal di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2003 diusianya yang ke – 78 tahun.

5. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) kelima adalah Suharto & Sudharmono, S.H


Daftar nama wakil presiden yang mendampingi bapak Suharto adalah Sudharmono, S.H. Dilahirkan di kota Gresik Jawa Timur pada tanggal 12 Maret 1927, pria yang sedari kecil telah menjadi yatim piatu ini sebelumnya sempat menduduki jabatan penting pada masa pemerintahan Suharto. Awalnya beliau dipercaya menjadi menteri Sekretaris Negara pada tahun 1972 hingga 1988 menggantikan Alamsyah Ratu Perwiranegara. Kemudian dengan dukungan Suharto, beliau sempat dipercaya menjadi ketua partai Golkar dari tahun 1983 – 1988. Puncak karirnya, ketika beliau diangkat menjadi wakil presiden RI dari tahun 1988 hingga tahun 1993. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 25 Januari 2006 setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit MMC Jakarta.

6. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) keenam adalah Suharto & Try Sutrisno


Try Sutrisno lahir di kota Surabaya tepatnya pada tanggal 15 Nopember 1935. Sebagaimana para wakil presiden pendahulunya, Try Sutrisno mengawalinya dengan karir dibidang militer. Jabatan Pangdam Sriwijaya pernah disandangnya pada periode 1979 – 1982. Setahun kemudian, beliau ditunjuk sebagai Pangdam Jaya menggantikan Norman Sasono. Beliau menjadi pangdam jaya antara tahun 1983 hingga 1985. Karir militernya terus menanjak hingga beliau terpilih menjadi Kepala Staf TNI AD (1986 – 1988), dan dilanjutkan sebagai panglima ABRI (1988 – 1993). Dan puncak karirnya terjadi manakala beliau terpilih sebagai Wakil Presiden RI menggantikan posisi Sudharmono SH pada masa jabatan 1993 – 1998.

7. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) ketujuh adalah Suharto & Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie


Lahir di kota pare pare 25 Juni 1936, pria yang memiliki nama lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie ini sebelumnya lebih banyak berkecimpung di dunia teknik kapal terbang. Beliau pernah bekerja di sebuah perusahaan penerbangan Messerschmitt-Bölkow-Blohm yang berlokasi di Hamburg, Jerman. Dan puncak karir beliau pada perusahaan tersebut adalah wakil presiden bidang teknologi. Pada tahun 1973, atas permintaan presiden Suharto, beliau diminta kembali ke Indonesia. Beliau dipercaya mantan Presiden Suharto untuk menjabat Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) untuk beberapa waktu lamanya, yaitu antara 1978 hingga 1998, sebelum akhirnya beliau terpilih menjadi Wakil Presiden RI.

8. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) kedelapan adalah Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie & tanpa wakil presiden


Setelah kerusuhan mei 1998, permintaan agar Suharto mundur dari jabatan presiden semakin tak terbendung. Puncaknya adalah pada tanggal 21 Mei 1998, Suharto mengundurkan diri dari jabatan Presiden Republik Indonesia. Menurut pasal 8 UUD 45 yang menyatakan bahwa “bila Presiden mangkat, berhenti, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya”, maka secara otomatis wakil presiden B.J. Habibie naik menggantikan posisi sebagai presiden. Sejak saat itu beliau segera berbenah meletakkan pondasi agar kekhawatiran banyak pihak akan disintegrasi bangsa kala itu segera teratasi. Dalam masa jabatannya yang sangat singkat itu, beliau secara umum berhasil mengatasi disintegrasi bangsa, meskipun terdapat kesalahan dengan membiarkan Timor Timur lepas dari NKRI melalui reverendum. Selain itu prestasi lain yang ditorehkan adalah menguatnya rupiah dari sekitar 16 ribu per US$ menjadi dibawah 10 ribu per US$.

9. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) kesembilan adalah K.H. Abdurrahman Wahid (Gus dur) & Megawati Soekarnoputri


Pria yang biasa disebut dengan nama Gusdur dilahirkan di Jombang Jawa Timur pada tanggal 7 September 1940. Ibunya bernama Solichah dan ayahnya bernama Wahid Hasyim, salah satu putra pendiri ormas nu bapak kyai Hasyim Asy’ari. Nama kecil gusdur adalah Abdurrahman Addakhil. Dalam perjalanan hidupnya, Gusdur beberapa kali menjabat sebagai ketua PBNU dimulai dari tahun 1984 hingga tahun 1999. Setelah Pemilu Legislatif 1999, Amin Rais (ketua PAN) memotori sebuah poros politik yang disebutnya dengan poros tengah menggalang dukungan untuk menjadikan Gusdur Menjadi presiden. Hasilnya dalam pemilihan presidan, Abdurrahman Wahid memenangkan jumlah suara mengalahkan megawati yang dimotori oleh PDIP. Namun jabatan presiden yang ia emban tidak berlangsung lama. Tanggal 23 Juli 2001, MPR akhirnya mencabut mandat abdurrahman wahid dari jabatannya sebagai presiden. Gusdur menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 30 Desember 2009 setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit RSCM Jakarta karena beberapa penyakit yang dideritanya.

Presiden Gusdur didampingi wakil presiden Megawati Sukarno Putri. Anak ke – 2 proklamator Republik Indonesia, Sukarno ini lahir pada tanggal 23 Januari 1947. Awal karir politiknya bermula ketika ia menjadi wakil ketua PDI cabang Jakarta Pusat pada tahun 1986. Pada tahun berikutnya ia pun terpilih menjadi anggota DPR RI, Pada tahun 1993, megawati sukarno putri terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum PDI dalam kongres Luar Biasa (KLB) PDI di Surabaya. Namun pada tahun 1996, ia didongkel dari kepemimpinannya, setelah pemerintah kurang puas dengan kepemimpinannya di partai politik berlambang kepala banteng tersebut. Hingga akhirnya megawati dan para simpatisannyapun kemudian membentuk partai PDI Perjuangan. Pada Pemilu 1999, PDIP pun akhirnya memperoleh kemenangan. Dan megapun diplot oleh pendukungnya untuk menjadi presiden Republik Indonesia. Namun apa dikata, dalam pemilihan presiden 1999, ia kalah suara dari calon presiden lainnya, yaitu Kyai Haji Abdurrahman Wahid atau biasa dipanggil dengan nama Gusdur. Sehingga iapun terpaksa harus mengakui kekalahannya dan cukup hanya menjabat sebagai wakil presiden mendampingi abdurrahman wahid. Namun rupanya hal ini tidak berlangsung lama, tepatnya pada saat Sidang Istimewa MPR 23 Juli 2001, iapun segera naik menjadi presiden, setelah abdurrahman wahid dicabut mandatnya dari jabatannya sebagai presiden.

10. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) kesepuluh adalah Megawati Soekarnoputri & Hamzah Haz


Megawati Sukarno Putri Idem

Hamzah Haz dilahirkan di ketapang Kalimantan Barat pada tanggal 15 Pebruari 1940. Sebelumnya beliau merupakan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kurun waktu 1998 – 2007. Pada Masa Pemerintahan Habibie, beliau dipercaya menjabat sebagai Menteri Negara Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Namun 1 tahun kemudian beliau mengundurkan diri akibat penolakan masyarakat saat itu yang menginginkan pimpinan partai tidak boleh merangkap menjadi pejabat menteri. Pada masa pemerintahan Abdulrahman Wahid, beliau kembali dipercaya untuk menduduki jabatan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Dan lagi – lagi beliau mengundurkan diri dengan alasan yang sama dan lebih memilih untuk fokus membesarkan partai (PPP), Puncaknya adalah ketika beliau terpilih menjadi wakil presiden mendampingi megawati sukarno putri setelah mengalahkan Susilo Bambang Yudhoyono dan Akbar Tanjung dalam pemilihan wakil presiden oleh anggota MPR pada Juli 2001.

11. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) kesebelas adalah Jendral (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) & H. M. Yusuf Kalla


Namanya adalah Susilo Bambang Yodhoyono. Namun orang sering memanggilnya dengan panggilan SBY. Pria kelahiran Pacitan Jawa Timur pada 9 September 1949 ini mengawali karirnya dibidang militer. Pernah menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya sekaligus Ketua Bakorstanasda dan pernah pula diangkat sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI. Pada sidang umum MPR 1998, SBY ditunjuk sebagai juru bicara dari fraksi ABRI. Sebelum memangku jabatan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono sempat beberapa kali menjabat sebagai menteri, diantaranya menteri Pertambangan dan Energi dan Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) pada pemerintahan Abdurrahman Wahid.Pada masa pemerintahan berikutnya (presiden megawati), SBY kembali diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Namun beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tanggal 11 Maret 2004, akhirnya SBYpun mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam karena merasa kurang dipercaya lagi oleh Presiden Megawati. Setelah tidak lagi menduduki jabatan menteri, SBY lebih fokus ke partai demokrat yang ia dirikan bersama dengan beberapa tokoh nasional diantaranya Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng. Dan puncaknya ketika SBY terpilih menjadi presiden RI yang pertama kali dipilih langsung oleh rakyat pada pemilihan presiden 2004 setelah mengungguli suara dari Megawati Sukarno Putri. Dan pada tahun 2009, kembali SBY terpilih menjadi presiden untuk kedua kalinya untuk masa bakti 2009 – 2014.

Dalam menjalankan tugasnya Presiden SBY didampingi oleh wakil Presiden Jusuf Kalla.
Pria kelahiran Bone Sulawesi Selatan pada 15 Mei 1942 ini bernama lengkap Muhammad Jusuf Kalla. Namun masyarakat lebih mengenal dengan nama Pak JK. Sebelum terjun ke dunia politik, Jusuf Kalla terkenal sebagai pengusaha yang sukses. Bisnis yang dijalankannya merupakan warisan dari ayahnya yang juga pengusaha kondang asal Bugis yang bernama Haji Kalla.

Perjalanan karier politiknya yang perlu dicatat adalah ketika beliau dipilih menjadi menteri Perdagangan dan Perindustrian Negara Republik Indonesia pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid pada tahun 1999. Namun satu tahun berikutnya, beliau diberhentikan dari jabatan menteri karena suatu sebab. Pada Pemerintahan Megawati Sukarno Putri, beliau kembali diberi kepercayaan menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan. Namun menjelang pemilihan presiden 2004, beliau mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan karena maju menjadi calon wakil presiden yang mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dan Hasil perhitungan pemilihan presiden dan Wakil presiden 2004 menempatkannya menjadi wakil presiden pertama pilihan rakyat mendampingi presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam tahun yang sama, beliau juga terpilih menjadi ketua Partai Golkar untuk masa jabatan 9 Oktober 2004 hingga 9 Oktober 2009 menggantikan posisi ketua Partai Golkar sebelumnya, Akbar Tanjung.
Pada Pemilihan presiden dan Wakil Presiden 2009, beliau mencalonkan diri menjadi presiden RI berpasangan dengan Wiranto. Namun Pasangan ini dikalahkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono. Baru kemudian pada tahun 2014 yang lalu, beliau kembali terpilih menjadi wakil presiden mendampingi presiden Joko Widodo atau biasa akrab dipanggil Jokowi untuk periode 2014 – 2019.

12. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) keduabelas adalah Jendral (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) & Prof. Dr. Boediono, M.Ec


Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) idem

Prof. Dr. Boediono, M.Ec

Boediono dilahirkan di kota Blitar Jawa Timur pada tanggal 25 Pebruari 1943. Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada ini sebelum menjadi wakil presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono, pernah beberapa kali terpilih sebagai menteri dan pejabat tinggi lainnya. Diawali pada masa kepemimpinan BJ. Habibie, Boediono dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Setelah kekuasaan beralih ke presiden Abdurrahman Wahid, kedudukannnya digantikan oleh Kwik Kia Gie. Boediono kembali dipercaya menduduki jabatan menteri pada masa kepemimpinan Megawati Sukarno Putri sebagai Menteri Keuangan. Pada Masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode pertama, Boediono kembali terpilih menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie dalam reshuffle (perombakan) kabinet yang dilakukan pada Desember 2005. Dan pada tahun 2008, Boediono terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia yang merupakan calon tunggal (saat itu) atas usul presiden SBY. Dan puncaknya ketika ia dilamar SBY untuk menjadi pasangannya (wakil presiden) pada pemilihan presiden – wakil presiden tahun 2009 lalu. Pada saat itu pasangan ini memenangi perolehan suara atas pasangan lainnya Megawati Sukarno Putri - Prabowo dan Jusuf Kalla – Wiranto.

13. Daftar nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia (RI) ketigabelas adalah Joko Widodo (Jokowi) & H. M. Yusuf Kalla


Joko Widodo atau yang biasa akrab dipanggil dengan sebutan Jokowi lahir di kota Solo Jawa Tengah pada tanggal 21 Juni 1961. Jebolan Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada ini sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala daerah. Jabatan wali kota solo pernah ia sandang setelah memenangi pilkada kota solo pada tahun 2005. Setelah namanya mulai meroket, PDIP, yang merupakan basis partai politiknya, menunjuknya untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012 atas usul Jusuf Kalla. Dengan dukungan beberapa partai dan tokoh nasional, termasuk prabowo (ketua partai gerindra), akhirnya Jokowi berhasil menduduki jabatan Gubernur DKI Jakarta untuk masa periode 2012 – 2017. Namun Sebelum sampai mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia setelah memenangi pertarungan pemilihan presiden – wakil presiden pada tahun 2014 lalu. Presiden Joko Widodo didampingi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam menjalankan tugasnya yang direncanakan akan berakhir pada tahun 2019 mendatang.

H. M Jusuf Kalla idem

Demikianlah Daftar Nama Presiden dan Wakil Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia dari jaman dahulu tahun 1945 hingga sekarang tahun 2015. Semoga artikel ini bermanfaat. Silakan baca artikel kami yang lain “Daftar Nama bayi Anak (laki laki Atau Perempuan) Terbaik, Terindah”.

Contact Form

Name

Email *

Message *